“PENTINGNYA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
BAGI PEREKONOMIAN”
Makalah
Diajukan
untuk Memenuhi Tugas
pada
Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen
Dosen
Pengampu : Irham Baihaqi Thoha, MM.

Disusun oleh :
Ahmad Wasmari (2013114241)
Kelas G
PROGRAM STUDI EKONOMI SYARIAH
JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI (STAIN)
PEKALONGAN
2016
KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam yang senantiasa
memberikan rahmat dan karunia-Nya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak
oleh panca indera manusia. Sholawat serta salam mudah-mudahan senantiasa
tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, semua anggota keluarga, serta para
sahabatnya yang telah memberikan seluruh hidup mereka untuk berjuang di jalan
Allah SWT.
Syukur Alhamdulillah kami ucapkan kehadirat Ilahi Rabbi yang telah
memberikan kemampuan, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas makalah yang
membahas tentang “Pentingnya Sistem Informasi Manajemen Bagi Perekonomian”.
Meskipun makalah kami telah
selesai, namun kami mengakui dengan sepenuh hati bahwa makalah kami ini masih
jauh dari sempurna, karena sementara hanya itulah kemampuan kami. Oleh karena
itu, kami membuka diri terhadap semua kritik atau masukan demi perbaikan dan
penyempurnaan makalah ini. Demikian
yang dapat kami sampaikan, terimakasih atas perhatian saudara.
Penyusun
DAFTAR
ISI
Halaman Judul.................................................................................................... 1
Kata Pengantar................................................................................................... 2
Daftar Isi.............................................................................................................. 3
BAB I PENDAHULUAN................................................................................... 4
A.
Latar Belakang Masalah........................................................................ 4
B.
Rumusan Masalah................................................................................... 5
C.
Tujuan...................................................................................................... 5
BAB II PEMBAHASAN.................................................................................... 10
A.
Pengertian Sistem Informasi Manajemen............................................. 10
B.
Kerangka Berpikir.................................................................................. 19
C.
Penelitian yang Relevan.......................................................................... 19
BAB III METODE PENELITIAN................................................................... 22
A.
Pendekatan dan Jenis Penelitian............................................................ 22
B.
Sumber Data............................................................................................ 22
C.
Tempat dan Waktu Penelitian............................................................... 23
D.
Subyek dan Obyek Penelitian................................................................ 23
BAB 1
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sistem informasi manajeman digambarkan sebagai sebuah bangunan
piramida dimana lapisan dasarnya terdiri dari informasi, penjelasan transaksi,
penjelasan status, dan sebagainya. Lapisan berikutnya terdiri dari sumber-sumber
informasi dalam mendukung operasi manajemen sehari-hari. Lapisan keriga terdiri dair sumber
daya sistem informasi untuk membantu perencanaan taktis dan pengambilan
keputusan untuk pengendalian manajemen. Lapisan puncak terdiri dari sumber daya
informasi utnuk mendukung perencanaan dan perumusan kebijakan oleh tingkat
manajemen. Definisi sebuah sistem informasi
manajemen, istilah yang umum dikenal orang adalah sebuah sistem manusia/mesin
yang terpadu (intregeted) untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi
operasi, manajemen, dan pengambilan keputusan dalam sebuah organisasi. Sistem
ini menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software)
komputer, prosedur pedoman, model manajemen dan keputusan, dan sebuah “ data
base”. Peran sistem informasi manajemen
untuk mencapai keunggulan strategis dapat dicontohkan pada suatu perusahaan
yang mutuskan untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat
penghubung standar (seperti alat penghubung browser web) sehingga memungkinkan
berbagi informasi dengan para sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannnya. Basis
data yang terstandarisasi dan dapat diakses melalui browser web mencerminkan
pergeseran posisi perusahaan secara strategis. Dari hal tersebutlah bisa dikatakan bahwa
peran sistem informasi manajemen juga sangat mendukung dalam perkembangan
ekonomi di Indonesia, entah itu mulai dari sektor digitalisasi melalui
alat-alat bantu seperti computer dan internet hingga menyasar ke sektor-sektor
perindustrian hingga sektor manufaktur sekalipun.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Apa definisi dari Sistem Informasi Manajemen ?
2.
Bagaimana peran sistem informasi manajemen bagi
perekonomian ?
C.
Tujuan
1.
Untuk mengetahui definisi dari Sistem Informasi
Manajemen
2.
Untuk mengetahui peran sistem informasi
manajemen bagi perekonomian.
BAB 2
PEMBAHASAN
A.
Pengertian Sistem Informasi Manajemen
Secara etimologis
sistem informasi manajemen terdiri dari beberapa kata diantaranya, Sistem merupakan suatu susunan yang teratur dari
kegiatan-kegiatan yang saling berkaitan dan susunan prosedur-prosedur yang
saling berhubungan, yang melaksanakan dan mempermudah kegiatan-kegiatan utama
organisasi / institusi. Sedangkan Informasi yaitu data yang telah diproses / diolah sehingga
memiliki rt atau manfaat yang berguna. Manajemen sendiri mempunyai arti sebagai proses, manajemen adalah kegiatan yang
dilakukan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan secara bersama-sama atau
melibatkan orang lain dmi mencapai tujuan yang sama.[1] Sistem informasi adalah suatu sistem untuk mengelola suatu data atau
laporan yang diperlukan. Saat ini hampir semua sistem Sistem informasi
merupakan sistem informasi berbasis komputer yang mengelola suatu data atau
laporan tertentu dan juga sebagai kebutuhan strategi yang merupakan kunci yang
memungkinkan implementasi dari sistem inovasi, mengurangi biaya, meningkatkan
bargaining power, mendefinisikan kembali dan meningkatkan pelayanan dan
memungkinkan perusahaan untuk menawarkan produk-produk baru.
Sistem informasi yang digunakan oleh para
pengguna dari berbagai tingkatan manajemen ini biasa disebut sebagai: Sistem Informasi Manajemen. Sistem informasi
mengandung tiga aktivitas dasar di dalamnya, yaitu: aktivitas masukan (input),
pemrosesan (processing), dan keluaran (output). Tiga aktivitas
dasar ini menghasilkan informasi yang dibutuhkan organisasi untuk pengambilan
keputusan, pengendalian operasi, analisis permasalahan, dan menciptakan produk
atau jasa baru. Masukan berperan di dalam pengumpulan bahan mentah (raw data),
baik yang diperoleh dari dalam maupun dari lingkungan sekitar organisasi.
Pemrosesan berperan untuk mengkonversi bahan mentah menjadi bentuk yang lebih
memiliki arti. Sedangkan, keluaran dimaksudkan untuk mentransfer
informasi yang diproses kepada pihak-pihak atau aktivitasaktivitas yang akan
menggunakan. Sistem informasi juga membutuhkan umpan balik (feedback),
yaitu untuk dasar evaluasi dan perbaikan di tahap input berikutnya.
B.
Fungsi Utama dari Sistem Informasi
Manajemen
· Mendukung Operasi Bisnis
. Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran pesanan pelanggan, sistem
informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam operasi/kegiatan bisnis
sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi penting, maka kemampuan
Sistem Informasi untuk dapat mengumpulkan dan mengintegrasikan informasi keberbagai
fungsi bisnis menjadi kritis/penting.
· Mendukung Pengambilan
Keputusan Managerial. Sistem informasi dapat mengkombinasikan informasi untuk
membantu manager menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih baik, informasi
yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan kecenderungan dan
untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. Sistem Informasi akan
membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih
bermakna.
· Mendukung Keunggulan
Strategis. Sistem informasi yang dirancang untuk membantu pencapaian sasaran
strategis perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan bersaing
C.
Peran Baru Sistem Informasi Manajemen
Manajemen tidak dapat mengabaikan sistem
informasi karena sistem informasi memainkan peran yang kritikal di dalam
organisasi bisnis. Sistem informasi ini sangat mempengaruhi secara langsung
bagaimana manajemen mengambil keputusan, membuat rencana, dan mengelola para
pegawainya, serta meningkatkan sasaran kinerja yang hendak dicapai, yaitu
bagaimana menetapkan ukuran atau bobot setiap tujuan/kegiatan, menetapkan
standar pelayanan minimum, dan bagaimana menetapkan standar dan prosedur
pelayanan baku kepada masyarakat. Oleh karenanya, tanggung jawab terhadap
sistem informasi tidak dapat didelegasikan begitu saja kepada sembarang
pengambil keputusan.
Semakin meningkat saling ketergantungan antara
rencana strategis instansi, peraturan dan prosedur di satu sisi dengan sistem
informasi (software, hardware, database, dan telekomunikasi) di sisi
yang lainnya. Perubahan di satu komponen akan mempengaruhi komponen lainnya.
Hubungan ini menjadi sangat kritikal manakala manajemen ingin membuat rencana
ke depan. Aktivitas apa yang akan dilakukan lima tahun ke depan biasanya juga
sangat tergantung kepada sistem apa yang tersedia untuk dapat melaksanakannya.
Sebagai contoh, peningkatan produktivitas kerja para pegawai sangat tergantung
pada jenis dan kualitas dari sistem informasi organisasi bisnis.
Perubahan lain dalam hubungan sistem informasi
dengan organisasi bisnis adalah semakin meningkatnya cakupan dan ruang lingkup
dari sistem informasi dan aplikasinya. Pengembangan dan pengelolaan sistem
dewasa ini membutuhkan keterlibatan banyak pihak di dalam organisasi bisnis,
jika dibandingkan peran dan keterlibatanya pada periode-periode yang lalu.
Sebagaimana sudah disampaikan dengan meningkatnya kecenderungan organisasi
berteknologi digital, maka sistem informasi di dalam organisasi dapat meliputi
jangkauan yang semakin luas hingga kepada masyarakat, instansi pemerintahan
lainnya, dan bahkan informasi mengenai perkembangan politik terakhir.
Satu alasan mengapa sistem informasi memainkan
peran yang sangat besar dan berpengaruh di dalam organisasi adalah karena
semakin tingginya kemampuan teknologi komputer dan semakin murahnya biaya
pemanfaatan teknologi komputer tersebut. Semakin baiknya kemampuan komputer
telah menghasilkan jaringan komunikasi yang kuat yang dapat digunakan
organisasi untuk melakukan akses informasi dengan cepat dari berbagai penjuru
dunia serta untuk mengendalikan aktivitas yang tidak terbatas pada ruang dan
waktu. Jaringan-jaringan ini telah mentransformasikan ketajaman dan bentuk
aktivitas organisasi, menciptakan fondasi untuk memasuki era digital.
Jaringan yang terluas dan terbesar yang
digunakan adalah internet. Hampir setiap orang di seluruh dunia ini, baik yang
bekerja di dunia sains, pendidikan, pemerintah, maupun kalangan pebisnis
menggunakan jaringan internet untuk bertukar informasi atau melakukan transaksi
bisnis dengan orang atau organisasi lain di seluruh dunia. Internetmenciptakan
platform teknologi baru yang universal. Teknologi internet ini mampu
mempertajam cara bagaimana sistem informasi digunakan dalam bisnis dalam
kehidupan sehari-hari. Berbagai manfaat yang dapat diperoleh dengan penggunaan
internet, di antaranya adalah untuk
• Komunikasi
dan kolaborasi.
• Akses data
dan informasi.
• Partisipasi
dalam diskusi.
• Supply
informasi.
• Hobi atau
bersenang-senang (entertainment).
• Pertukaran transaksi bisnis.
D.
Peranan
Sistem Informasi Manajemen Bagi Perekonomian
a.
Perananya
pada Operasional Perusahaan
Peran sistem informasi manajemen
untuk mencapai keunggulan strategis dapat dicontohkan pada suatu perusahaan
yang mutuskan untuk mengubah seluruh datanya menjadi basis data dengan alat
penghubung standar (seperti alat penghubung browser web) sehingga memungkinkan
berbagi informasi dengan para sekutu-sekutu bisnis dan pelanggannnya. Basis
data yang terstandarisasi dan dapat diakses melalui browser web mencerminkan
pergeseran posisi perusahaan secara strategis.
Persaingan merupakan kunci penentu
keberhasilan sebuah organisasi bisnis. Strategi persaingan yang diterapkan oleh
bisnis/industri mampu memberikan keunggulan organisasi, dengan memperhatikan
faktor biaya, mutu dan kecepatan proses. Keunggulan kompetitif akan membawa
organisasi pada kemampuan mengendalikan pasar dan meraih keuntungan usaha.
Strategi bisnis menjadi pusat yang mengendalikan strategi organisasi dan
strategi informasi. Perubahan pada salah satu strategi membutuhkan penyesuaian,
agar tetap setimbang.
Hubungan antara strategi kompetitif
perusahaan dan manfaat penggunaan sistem informasi dikembangkan melalui
beberapa lapisan, mulai dari perencanaan, analisa dan perancangan. Sejalan
dengan semakin luasnya pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan bisnis,
maka pemisahan antara teknologi informasi dan strategi kompetitif perusahaan
semakin tidak terlihat. Hal ini karena seluruh strategi kompetitif perusahaan
harus memiliki teknologi informasi.
Sebuah perusahaan mengadakan transaksi-transaksi
yang harus diolah agar bisa menjalankan kegiatannya sehari-hari. Daftar gaji
harus disiapkan, penjualan dan pembayaran atas perkiraan harus dibutuhkan:
semua ini dan hal-hal lainnya adalah kegiatan pengolahan data dan harus
dianggap bersifat pekerjaan juru tulis yang mengikuti suatu prosedur standar
tertentu. Komputer bermanfaat utnuk tugas-tugas pengolahan data semacam ini,
tetapi sebuah sistem informasi menajemen melkasanakan pula tugas-tugas lain dan
lebih dari sekedar sistem pengolahan data. Adalah sistem pengolahan informasi
yang menerapkan kemampuan komputer untuk menyajikan informasi bagi manajemen
dan bagi pengambilan keputusan.
b.
Tujuan Diprogramnya Sistem Informasi
Manajemen Pada Perusahaan
Sistem Informasi Manajemen
diadakan sebagai bentuk perkembangan ilmu IT dalam mengoperasikan segala bentuk
transaksi serta dokumen yang diolah dalam bentuk system. IT sendiri sangat
berdampingan dalam SIM karena SIM merupakan system berbasis teknologi yang
berurutan dan juga terprogram. Dalam suatu perusahaan segala macam kegiatan dan
agenda akan menjadi satu dalam sebuah database yang berisikan informasi canggih
yang di olah computer, SIM sendiri sangat menguntungkan pihak dari perusahaan
karena sangta mempermudah karyawan dalam mengolah data yang di mulai dari arsip
hingga gaji.
Terdapat tiga alasan mendasar unuk
semua aplikasi bisnis dalam teknologi informasi. Mereka dapat ditemukan dalam
dalam tiga peran penting yang dapat dilakukan sistem informasi untuk sebuah
perusahaan :
- Mendukung proses dan operasi bisnis.
- Mendukung pengambilan keputusan para pegawai dan manajernya.
- Mendukung berbagai strategi untuk keunggulan kompetitif.
Strategi perusahaan berbasis sistem
informasi perlu dibuat karena sumber daya yang dimiliki perusahaan sangat
terbatas, sehingga harus dimanfaatkan secara optimal. Strategi ini juga
digunakan untuk meningkatkan daya saing atau kinerja perusahaan karena para
kompetitor memiliki sumberdaya teknologi yang sama dan memastikan bahwa aset
teknologi informasi dapat dimanfaatkan secara langsung maupun tidak langsung
dalam meningkatkan profitabilitas perusahaan, baik berupa peningkatan
pendapatan mapun pengurangan biaya. Selain itu, strategi perusahaan berbasis
sistem informasi digunakan untuk mencegah terjadinya kelebihan atau kekurangan
investasi serta menjamin bahwa teknologi informasi yang direncanakan
benar-benar menjawab kebutuhan bisnis perusahaan.
c.
Peranan Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Pada Organisasi Bisnis dalam Perekonomian
1.
Mendukung Operasi Bisnis.
Mulai dari akuntansi sampai dengan penelusuran
pesanan pelanggan, sistem informasi menyediakan dukungan bagi manajemen dalam
operasi/kegiatan bisnis sehari-hari. Ketika tanggapan/respon yang cepat menjadi
penting, maka kemampuan Sistem Informasi untuk dapat mengumpulkan dan
mengintegrasikan informasi keberbagai fungsi bisnis menjadi kritis/penting.
2.
Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial.
Sistem informasi dapat mengkombinasikan
informasi untuk membantu manager menjalankan menjalankan bisnis dengan lebih
baik, informasi yang sama dapat membantu para manajer mengidentifikasikan
kecenderungan dan untuk mengevaluasi hasil dari keputusan sebelumnya. Sistem
Informasi akan membantu para manajer membuat keputusan yang lebih baik, lebih
cepat, dan lebih bermakna.
3.
Mendukung Keunggulan Strategis.
Sistem informasi yang dirancang untuk membantu
pencapaian sasaran strategis perusahaan dapat men-ciptakan keunggulan bersaing
di pasar.
BAB
III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Di era informasi seperti saat ini pengelolaan
informasi sudah selayaknya menggunakan alat bantu elektronik, dalam hal ini
adalah komputer. Pengelolaan informasi ini sangatlah dibutuhkan bagi para
pengguna sebagai pedoman kami dalam membuat laporan yang dibutuhkan. Sekumpulan
informasi yang tersimpan secara teratur pada komputer bisa juga dikatakan
sebagai database, Database yang berbasis komputer ini bisa diambil atau dicari
dengan mudah dan efisien. Database tersebut selain digunakan untuk menyimpan
data juga akan digunakan untuk menampilkan laporan yang bisa digunakan dengan
semestinya.
Peranan Fungsi Sistem Informasi
Manajemen Pada Organisasi Bisnis dalam Perekonomian ada 3,
diantaranya :
·
Mendukung Operasi Bisnis.
·
Mendukung Pengambilan Keputusan Managerial,
·
Mendukung Keunggulan Strategis.
B.
Saran
Semoga dengan adanya pembahasan
makalah “Pentingnya
Sistem Informasi Manajemen Bagi Perusahaan” ini, kita dapat mempelajarinya bersama-sama sebagai masukan ilmu dan sumber inspirasi yang harapannya dapat bermanfaat
serta menambah ilmu pengetahuan kita. Kami menyadari sepenuhnya bahwa, kami hanyalah manusia biasa yang
tak luput dari salah dan lupa, oleh sebab itu, kami sadar bahwa makalah ini masih
jauh dari kesempurnaan. Untuk itu kami sangat mengharap kritik dan
saran yang membangun dari semua pihak yang terkait terutama Bapak Irham Baihaqi Thoha, MM. selaku dosen pengampu. Kritik dan saran tersebut akan kami
pertimbangkan serta dijadikan sebuah pembelajaran untuk menjadi lebih baik
lagi.
DAFTAR PUSTAKA
Indrajit, Eko. R. 2006. Manajemen Sistem Informasi dan Teknologi
Informasi. Elex Media Komputindo.
Swastha, Basu. dan Sukotjo, Ibnu. 1998. Pengantar
Bisnis Modern (edisi ketiga). Liberty Offset. Yogyakarta.
Sutabri, Tata. 2005. Sistem Informasi Manajemen. Andi
Offset. Yogyakarta.
[1] H.
A. Rusdiana, & Moch. Irfan, Sistem Informasi Manajemen, (Jakarta, Pustaka
Setia, 2014) hlm. 13
0 komentar:
Posting Komentar