Meski sudah masuk ke Indonesia sejak zaman kolonial Belanda, produk
asuransi di negeri ini masih belum populer di mayoritas masyarakat. Memiliki
atau membeli asuransi bagi kebanyakan masyarakat Indonesia kadang dinilai
sebagai hal tabu dan dianggap sebagai pemborosan. “Belum pasti kapan sakit dan
mati, untuk apa keluar uang sejak sekarang?” begitu celetukan yang kerap kita
dengar.
Di mata para pelaku industri asuransi, sedikitnya
masyarakat yang telah “melek” asuransi kerap dituding sebagai biang penyebab
belum ngetopnya produk asuransi di sini. Jangankan asuransi, produk perbankan
saja belum semua masyarakat mengaksesnya. Kurang tertariknya sebagian golongan
masyarakat melindungi diri dengan asuransi, tidaklah bijak jika dinilai sebagai
tanda bahwa masyarakat masih kuno. Toh, tak ada seorang pun memiliki hak mutlak
menyeragamkan dan menstandarkan tentang “apa yang baik” untuk kita, bukan?
Namun, di negeri yang tidak menyediakan perlindungan
kesehatan bagi warga negara secara maksimal, kehadiran sistem jaminan sosial
kesehatan adalah wajib. Apalagi program ini sudah menjadi amanat konstitusi.
Hal itu, semoga saja bisa terealisasi sesuai harapan dengan adanya pemberlakuan
BPJS yang sekarang ini. Banyaknya tawaran untuk masuk asuransi, kadang membingungkan dan
membuat pening kepala. Sebenarnya seberapa penting sih Asuransi itu? Apakah dia
hanya membuang-buang uang? Atau benar-benar ada manfaatnya?
Manfaat asuransi belum akan
benar-benar terasa sebelum resiko yang ditanggung menimpa kita. Lalu kenapa
kita harus punya asuransi? Apakah penting? Dan asuransi bagaimana yang kita
perlukan? Inilah beberapa alasan mengapa kita harus memiliki dan perlu asuransi.
1. Melindungi peristiwa yang sudah pasti – Kematian
Yang sudah pasti akan datang
adalah kematian. Ya Mati. Ia pasti akan datang, hanya kita tidak tahu kapan dia
datang. Makanya kita perlu asuransi. Karena ketika kita meninggalkan dunia ini
tidakkan kita ingin tetap membahagiakan keluarga kita yang kitas ayangi? Asuransi
bukan ‘penolak kematian’ tapi asuransi juga sama sekali bukan ‘penyebab'
kematian. Pilih mana ketika takdir memanggil kita lebih dahulu, mendahului
keluarga, apakah mereka akan menderita dan merana atau kita ingin mereka yang
bahagia, walau tanpa kita? Jawabannya ada pada diri anda sendiri. Silakan
masing-masing menjawabnya.
2. Melindungi terhadap peristiwa yang tidak pasti – tidak direncanakan
Ketika resiko lain menghampiri
sebelum datangnya kematian datang. Dan kita tidak mampu berbuat apa-apa lagi
untuk membahagiaan orang yang ditinggalkan. Pertanyaannya adalah, Tidakkah kita
ingin menyaksikan mereka bahagia walaupun kita sudah tidak berdaya di alam
sana?
3. Aman dan Tentram bersama Asuransi
Asuransi menumbuhkan rasa aman
dan tentram. Karena resiko, resiko yang mungkin melanda sudah diantisipasi
sebaik mungkin. Walau tak sepenuhnya. Semua sesuai dan tertera di kontrak.
4. Sebagai instrument Investasi, dan lebih disiplin Menabung
Ketika menginginkan dana hasil
usaha kita berkembang dengan investasi. Dimana terlalu banyak platform
investasi penipuan alias bodong. Dan menabung di bank sudah pasti tergerus
inflasi, dan seringnya dengan mudah saja kita menarik uang dari ATM. Sedikit
demi sedikit, tahu-tahu sudah habis.
Berinvestasi di asuransi yang
ada unitlink (kaitan dengan investasi) nya, menjadi pilihan yang cukup bijak.
Sewaktu simpanan di bank-bank jarang sekali bertumbuh, mengisinya tidak pula
disiplin. Selalu tergoda untuk mengurasnya. Maka dengan asuransi plus
investasi, kita menjadi (terpaksa atau dipaksa) untuk disiplin. Hasilnya nanti
terserah kita, mau digunakan untuk apa? Bisa dibelikan rumah
idaman, mobil impian, dan juga perjalanan ke tempat yang diinginkan.
5. Untuk menambah modal usaha
Di antara pengeluaran uang yang
sangat menyita kantong, dalam artian sangat mengeluarkan uang yang banyak
adalah: beli rumah, beli mobil dan untuk modal usaha. Dengan berinvestasi di
asuransi kita bisa gunakan untuk menambah modal usaha.
6. Berguna untuk Menyusun Rencana Masa Depan Anda dan Pensiun
Di antara kelebihan dari
asuransi terutama yang berkaitan dengan investasi, adalah sangat berguna untuk
masa depan anda membantu mewujudkan rencana-rencana masa depan anda. Mario
Teguh menyakinkah bahwa asuransi adalah: ‘uang kecil untuk membeli uang besar’.
Maksudnya mengeluarkan sedikit demi mencegah pengeluaran yang lebih besar, dan
itu adalah sesuatu yang 'bijak'.
7. Semoga Ia memberikan
ketenangan dan kedamaian
Dengan memiliki asuransi maka
kita akan tenang. Mudah-mudahan kita mendapatkan ketenangan dan ketentraman
dalam hidup. dan bukankah ketenangan ini penting? Dalam menjalani hidup hari
demi hari, aktivitas apapun yang kita lakukan akan lebih mudah semangat penuh
optimis, jika jiwa kita tenang. Semoga kesuksesan akan lebih mudah juga diraih.
Keresahan dan kegelisahan jiwa akan membawa dampak buruk bagi kesehatan kita.
Mungkin Anda merasa bahwa saat ini Anda masih muda dan
sehat dan belum membutuhkan asuransi. Atau mungkin Anda merasa belum memerlukan
asuransi jiwa karena belum memiliki anak walau sudah menikah? Padahal, semakin
muda Anda memiliki asuransi, maka premi asuransi yang perlu Anda bayar juga
akan semakin ringan. Beberapa orang mungkin merasa bahwa premi asuransi terasa
seperti ‘membuang uang’, karena manfaatnya tidak langsung terasa. Tapi yang
Anda dapatkan dari asuransi adalah perlindungan dan rasa aman. Cepat atau
lambat, Anda akan merasakan manfaatnya.
So, jangan menunda-nunda lagi.
Segeralah miliki asuransi, sejak dini, niatkan saja untuk Investasi. Tapi, tentu saja, keputusan akhir mengenai perlu tidaknya
asuransi berada sepenuhnya pada Kita. Yang jelas, meski dalam perencanaan
keuangan, proteksi disarankan demi meminimalkan risiko pencapaian tujuan
keuangan, pembelian polis harus dihitung cermat. “Kalau tidak butuh, ya, tidak
perlu beli,” hehehe. Anda punya hak utama untuk memutuskan. Jadi, jangan cuma
karena takut disebut kuno, lantas sembarangan beli asuransi, ya!
0 komentar:
Posting Komentar